Recent Posts

Posted in Diary

GORENG-2. PETAKA GOLOK NYAI BONGAS

Gue hidup bertiga di rumah gue. Yaitu sama bokap gue, abang gue, sama gue. Sedangkan nyokap gue, dia udah meninggal waktu gue masih SD. Agus…

Continue Reading...
Posted in Diary

GORENG-1. GUE

Nama gue, Purnama. Nama lengkap gue, Purnama Larasati. Namun, sebaiknya kalian lupain aja nama lengkap gue. Kalau ada yang tanya, pura-pura aja belum baca. Karena…

Continue Reading...
Posted in Cerpen

GELAP

GELAP “Karena semua bisa berubah”   Gelap, gelap, dan gelap. Tidak ada terang. Mungkin hanya kelam yang menyisa. Suram dan gulita turut menghiasinya. Lalu, apa…

Continue Reading...
Posted in Cerpen

Bunga Yang Layu Diiringi Jleb

Dedaunan kering bertebaran memenuhi jalanan, biarkanlah ia kering seiring usia menggerogotinya. Tiada yang tahu seberapa sakitnya dedaunan kering itu diinjak-injak, tiada pula yang tahu seberapa…

Continue Reading...
Posted in Cerpen

Menantimu dalam Sepi

Menantimu Dalam Sepi Kata orang masa-masa sekolah menengah atas adalah masa yang paling indah, aku masih belum mengatahui mengapa? mungkin karena itu adalah pendidikan terakhir…

Continue Reading...
Posted in Event

Lomba Menulis Cerpen Tema : Ramadhan

Kabar gembira untuk yang hobi nulis nih, melodipena.com akan mengadakan lomba kecil-kecilan. Ini event pertama yang diadakan oleh melodipena.com jadi jangan sampai ketinggalan ya!!! Untuk…

Continue Reading...
Posted in Kirim Karya Tulis Panduan Menulis

Panduan Menulis di Melodipena.com

Selamat datang para penulis, Terima Kasih sudah berkunjung di blog ini. Postingan ini kami buat untuk teman-teman yang ingin menulis dan berbagi cerita di blog…

Continue Reading...
Posted in Cerbung

Gadis Berjilbab Merah Jambu Part 4

prisa masuk ke dalam kamarnya, lalu duduk di atas ranjangnya. “Ting.” tiba-tiba ponselnya mendapat notifikasi WA. ia pungut ponselnya yang berada di atas tumpukan buku…

Continue Reading...
Posted in Puisi

Ibu Aku Rindu – Puisi Karya Bagus Satriyo Tle

Bayangmu adalah pisau belatiMenyayat rindu dalam hatiMendobrak tirai nuraniMeresapi dalam dasar terperih Dirimu tuhan yang nampak dimataKatamu adalah do’aYang menundukkan karang samuderaYang mensunyikan isi rimba…

Continue Reading...
Posted in Puisi

Ilalang Menanti Senja – Puisi Karya Febri Valentina Panjaitan

Hati bergejolak mendengar kedatanganmuHai kau pria pujaankuAku ingin memberitahumu bahwa kini perutku bagai digelitikAku sedang membungkuk dan tersipu maluSaat memandangimu dari celah dinding kayu rumahku…

Continue Reading...