Posted in Kirim Karya Tulis Panduan Menulis

Panduan Menulis di Melodipena.com

Selamat datang para penulis, Terima Kasih sudah berkunjung di blog ini. Postingan ini kami buat untuk teman-teman yang ingin menulis dan berbagi cerita di blog…

Continue Reading...
Posted in Cerbung

Gadis Berjilbab Merah Jambu Part 4

prisa masuk ke dalam kamarnya, lalu duduk di atas ranjangnya. “Ting.” tiba-tiba ponselnya mendapat notifikasi WA. ia pungut ponselnya yang berada di atas tumpukan buku…

Continue Reading...
Posted in Puisi

Ibu Aku Rindu – Puisi Karya Bagus Satriyo Tle

Bayangmu adalah pisau belatiMenyayat rindu dalam hatiMendobrak tirai nuraniMeresapi dalam dasar terperih Dirimu tuhan yang nampak dimataKatamu adalah do’aYang menundukkan karang samuderaYang mensunyikan isi rimba…

Continue Reading...
Posted in Puisi

Ilalang Menanti Senja – Puisi Karya Febri Valentina Panjaitan

Hati bergejolak mendengar kedatanganmuHai kau pria pujaankuAku ingin memberitahumu bahwa kini perutku bagai digelitikAku sedang membungkuk dan tersipu maluSaat memandangimu dari celah dinding kayu rumahku…

Continue Reading...
Posted in Puisi

Hujan Yang Menyayat – Puisi Karya Putri Aryani Sukmawati

Semalam hujan membasahiAku menari diderasnya hujan yang mengalir syahduTawaku membeku diam dan membisu Sebab luka yang tak kunjung sembuh Aku merasa sunyi ditengah keramaian kotaYang…

Continue Reading...
Posted in Cerbung

Gadis Berjilbab Merah Jambu Part 3 – Cerbung Karya Yunita El Farrisa

Wanita paruh baya itu berjalan anggun menghampiri lelaki yang tengah berkutat dengan tumpukan buku. tangannya terulur untuk menyentuk pundak lelaki itu. ” sibuk banget ya…

Continue Reading...
Posted in Cerbung

Cinta dalam Istikhoroh Part 6 – Cerbung Karya Liefa Ar Rieyyah Chuebby

Sinar mentari telah menyongsongkan keterikannyan diseluruh alam. Kini terlihat 3 gus muda tersebut tengah bersantai di teras rumah setelah mereka mengantarkan kyai dan bunyai ke…

Continue Reading...
Posted in Puisi

Berakhirnya Pena Sang Pujangga – Puisi Karya Bagus Satriyo Tle

Penaku telah rentahTak lagi lentik tarian jemari yang adaSyairku berlalu dalam ceritaBerakhir masa pena sang pujangga Inilah goresan terakhir sang puitisMemaksakan sisa tinta untuk menulisSalam…

Continue Reading...
Posted in Cerbung

Cinta dalam Istikhoroh Part 5 – Cerbung Karya Liefa Ar Rieyyah Chuebby

Selepas madrasah, Azkya kembali ke ndalem karna telah menjadi kuwajiban dia sebagai abdi ndalem di pesantren tersebut. ” azkya” panggil bunyai, azkya mendekat dan duduk…

Continue Reading...
Posted in Diary

Sewaktu Kecil

   SEWAKTU kecil dulu, dunia terasa begitu indah. Menangis karena mainan yang rusak, bukan hati. Berebut makanan, bukan kekasih orang. Bersembunyi karena bermain petak umpet,…

Continue Reading...